UBB ON The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
UBB On The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
14 Agustus 2024 | 19:57:12 WIB
Mahasiswa UBB Manfaatkan Lahan Pasca Tambang Timah untuk Budidaya Indigofera Guna Mendukung Swasembada Pangan

UBB-- Tim Riset Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Program Studi Agroteknologi, Universitas Bangka Belitung (UBB), telah berhasil melakukan penelitian inovatif yang berfokus pada pemanfaatan lahan pasca tambang timah untuk budidaya tanaman Indigofera. Penelitian ini merupakan salah satu langkah penting dalam upaya reklamasi lahan yang bertempat di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Desa Dwi Makmur, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Lahan pasca tambang timah umumnya menghadapi tantangan besar terkait kesuburan tanah, yang memerlukan penanganan khusus agar bisa dimanfaatkan kembali untuk pertanian. Dalam penelitian ini, tim riset yang terdiri dari Yuliana sebagai ketua, serta Feby Wulandari dan Mifta Amalliah sebagai anggota, memanfaatkan limbah kulit ubi kayu dari pabrik PT BAA Kenanga, Kabupaten Bangka, sebagai bahan ameliorant. Ameliorant ini berfungsi sebagai pembenah tanah yang bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman Indigofera.


Pengambilan limbah ubi kayu di PT BAA kenangan dan penyemaian benih Indigofera dengan media soil blok dari limbah ubi kayu
Tanaman Indigofera dipilih karena sifat adaptifnya yang mampu tumbuh di lahan kering serta nilai nutrisinya yang tinggi sebagai hijauan pakan ternak. Selain itu, Indigofera juga berperan sebagai tanaman pelindung tanah, menjadikannya sangat cocok untuk ditanam di lahan pasca tambang yang umumnya mengalami degradasi. Penanaman dilakukan dengan menggunakan beberapa spesies Indigofera, termasuk Indigofera spicata, Indigofera astragalina, Indigofera tinctoria, Indigofera natalensis, dan Indigofera australis, yang dapat diperbanyak melalui biji maupun stek, tergantung spesiesnya.
Dr. Tri Lestari, SP., M.Si., dosen fasilitator yang membimbing tim riset ini, menyatakan bahwa penelitian ini memiliki potensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Pulau Bangka. "Pemanfaatan lahan pasca tambang timah untuk budidaya tanaman yang adaptif seperti Indigofera tidak hanya membantu reklamasi lahan, tetapi juga mendukung upaya swasembada pangan. Ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pertanian," ujar Dr. Tri Lestari pada Senin (12/8/24).

Penanaman Indigofera di lahan pasca tambang timah Air Jangkang Desa Dwi Makmur Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka
Aktivitas penambangan timah yang telah berlangsung lama di Pulau Bangka memang telah mengakibatkan semakin sempitnya lahan pertanian yang tersedia. Oleh karena itu, upaya reklamasi lahan melalui budidaya tanaman Indigofera ini menjadi solusi penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di masa depan. Tim riset MBKM UBB berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam melestarikan lingkungan di Pulau Bangka sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan melalui penerapan pertanian yang berkelanjutan.
Dengan semangat "Salam Lestari," tim riset ini berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan penelitian yang bermanfaat bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. (Tim MBKM)
UBB On The Road
Program Studi Perikanan Tangkap UBB Sukses Gelar Pengabdian Masyarakat di Pulau Semujur dan Pulau Panjang
Pemenuhan HAM Bagi Masyarakat Pantai Romodong yang Terdampak Limbah Tambak Udang
2 Mahasiswi Ilmu Politik UBB Internship Kolaborasi Internasional di POLGOV Research Center Fisipol UGM
Mahasiswa UBB Ikuti Program Magang MBKM di PT Putra Maga Nanditama Bengkulu
Mahasiswi Matematika UBB Ikuti Program Magang MBKM di BPS Kabupaten Bangka
Tiga mahasiswa UBB laksanakan MBKM kewirausahaan dengan merintis usaha churros ubi
Optimalisasi Penggunaan Data dan Implementasi Nyata Pengalaman Magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Barat
UBB dan Pemerintah Manggar Bersinergi Atasi Masalah Anak Putus Sekolah di Belitung Timur
Laksanakan KKN Tematik di Desa Badau, Mahasiswa UBB Fokus pada Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa UBB Dorong Peningkatan Kesejahteraan Keluarga, Peduli Kesehatan dan Pemuda yang Aware dengan Lansia di Desa Kacung
Mahasiswa Teknik Sipil UBB Ciptakan Simulator "Model Respon Hujan-Aliran pada DAS"
Berita UBB
Sambut Mahasiswa Baru, Universitas Bangka Belitung Gelar PKKMB 2026 Selama Lima Hari
Hafiz 30 Juz Ahmad Rozan Zain Tasri Lolos Kedokteran UBB melalui Seleksi Talenta Unggul Daerah 2026
UBB Resmi Luncurkan International Student Competition ISC 2026 Dorong Inovasi Mahasiswa Dunia Hadapi Tantangan Global
Tim Pengabdian Universitas Bangka Belitung Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya melalui Pelatihan Teknologi Maskulinisasi Ikan Nila Menggunakan Hormon 17α-Metiltestosteron
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?