Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
02 November 2026 | 20:29:21 WIB


PPID UBB Perkuat Keterbukaan Informasi dan Kolaborasi dengan Tiga Desa


Balunijuk, UBB — Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar Sosialisasi Desa Informatif untuk memperkuat keterbukaan informasi publik, komunikasi sosial, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka, Senin (2/11/2026), tersebut diikuti 30 peserta dari aparatur Desa Balunijuk, Desa Pagarawan, dan Desa Jade Bahrin, termasuk unsur Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Mengusung tema “Mewujudkan Desa Informatif dan Harmonis melalui Penguatan Komunikasi, Keterbukaan Informasi, dan Kolaborasi Masyarakat dengan Mahasiswa”, kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat di sekitar kampus.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) UBB, Hesty, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Hesty menekankan pentingnya pertukaran gagasan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mengembangkan layanan informasi publik. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, UBB dapat memperoleh berbagai ide dan inovasi dari aparatur Desa Balunijuk, Pagarawan, dan Jade Bahrin yang dapat menjadi masukan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas layanan informasi di UBB,” ujar Hesty.

Sementara itu, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Balunijuk, Nuryadi, yang hadir mewakili Kepala Desa Balunijuk, menyoroti pentingnya ketertiban administrasi bagi pendatang baru, termasuk mahasiswa yang tinggal di lingkungan desa. Nuryadi menyampaikan bahwa setiap pendatang diwajibkan melaporkan diri dalam waktu 1 � 24 jam dan menyerahkan dokumen identitas diri. Pemilik rumah kos juga memiliki kewajiban melaporkan data identitas penghuni kepada pemerintah desa sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban administrasi kependudukan serta keamanan lingkungan.

Sosialisasi ini turut dihadiri sejumlah perwakilan aparatur desa, di antaranya Siti Zulaiha selaku Kaur Umum Desa Jade Bahrin dan Setia Ariska selaku Kaur Perencanaan Desa Pagarawan. Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan desa tersebut memperluas ruang diskusi mengenai pelayanan informasi dan pengelolaan administrasi di tingkat masyarakat.

Selain persoalan administrasi dan keterbukaan informasi, dinamika sosial di kawasan sekitar kampus turut menjadi perhatian dalam sosialisasi ini. Dosen Sosiologi UBB, Herza, S.Sos., M.A., mengangkat materi bertajuk “Balunijuk sebagai Lokus Hunian Mahasiswa UBB: Menakar Potensi dan Persoalan Sosial yang Muncul”. Herza menjelaskan bahwa perkembangan UBB dari tahun ke tahun turut memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Balunijuk. Pada 2010, UBB memiliki sekitar 1.000 mahasiswa dengan 19 program studi yang mayoritas mahasiswanya berasal dari Bangka Belitung. Memasuki 2020, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 4.000 mahasiswa dengan 20 program studi, hingga mencapai sekitar 11.000 mahasiswa dan 36 program studi pada 2026.

Menurut Herza, pertumbuhan jumlah mahasiswa mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, ditandai dengan berkembangnya usaha rumah kos, rumah makan, kafe, dan pusat jajanan di kawasan Balunijuk.
“Sekarang makin banyak kegiatan mahasiswa, makin banyak rumah makan, rumah kos, tempat kafe dan pusat jajanan. Makin banyak perputaran uang di Balunijuk,” ungkap Herza. Di sisi lain, Herza menyoroti tantangan sosial yang muncul seiring meningkatnya keberagaman mahasiswa, mulai dari perbedaan kebiasaan dan pola komunikasi hingga penyesuaian terhadap nilai serta norma masyarakat setempat. Kondisi tersebut membutuhkan sikap saling menghormati dan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.

Herza juga berharap pemerintah desa dapat menjalin kerja sama dengan mahasiswa UBB dalam berbagai kegiatan pemerintahan desa maupun pemberdayaan masyarakat di Balunijuk dan wilayah sekitarnya. Dengan demikian, keberadaan mahasiswa tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi dalam kegiatan pembangunan desa.

Sejalan dengan pentingnya komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, sosialisasi ini turut membahas penguatan keterbukaan informasi publik. Peserta memperoleh pemahaman mengenai hak masyarakat dalam mengakses informasi, kewajiban badan publik menyediakan layanan informasi yang transparan dan akurat, serta pemanfaatan media komunikasi, termasuk website desa.

Materi tersebut juga mencakup peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), klasifikasi informasi publik, serta pentingnya pengelolaan dokumentasi dan prosedur pelayanan informasi untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

Sebagai tindak lanjut, berbagai masukan, gagasan, dan inovasi yang diperoleh dari aparatur Desa Balunijuk, Desa Pagarawan, dan Desa Jade Bahrin akan disampaikan kepada pimpinan Universitas Bangka Belitung sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan dan peningkatan kinerja PPID UBB.

Masukan tersebut diharapkan dapat mendukung evaluasi dan pengembangan inovasi pelayanan informasi publik, khususnya dalam meningkatkan kemudahan akses informasi, kualitas layanan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan informasi di lingkungan universitas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PPID UBB membangun layanan informasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Humas UBB)

 



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z