Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
30 Oktober 2026 | 16:56:23 WIB
UBB Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru, Dorong Pendidik Profesional dan Adaptif Hadapi Era Digital
.jpeg)
Bangka, UBB – Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru yang diikuti 75 peserta dari berbagai wilayah di Pulau Bangka, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung GALA, Balai Cendekia, Kampus UBB tersebut mengusung tema “Mewujudkan Guru Profesional, Growth Mindset, Inovatif, dan Adaptif dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Masa Depan”.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya UBB dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Seiring perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), guru dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan kreativitas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan pola dan kebutuhan pembelajaran.
Pelatihan tersebut dihadiri Wakil Rektor UBB, Dr. Hamsani, S.E., M.Sc.; Kepala LPMPP UBB, Dr. Sujadmi, S.Sos., M.A.; Kepala Pusat Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU), Muhamad Hijran, M.Pd.; serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ilham Sulung, S.IP.
.jpeg)
Gambar Priyo Sasmito, Widyaiswara Kemendikdasmen, saat menyampaikan materi tentang growth mindset dan inovasi pembelajaran dalam Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru di Universitas Bangka Belitung, Jumat (30/10/2026).
Hadir sebagai narasumber, Priyo Sasmito, S.Kep., Ns., M.M.Kes., Widyaiswara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dan penguatan mengenai profesionalisme guru, penerapan pola pikir bertumbuh (growth mindset), serta kesiapan pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital.
Dorong Guru Terus Berinovasi dalam Pembelajaran
Perkembangan teknologi dan perubahan karakteristik peserta didik menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Guru saat ini tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan proses belajar yang kreatif, inovatif, dan mendorong kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Salah satu hal yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah pentingnya growth mindset atau pola pikir bertumbuh. Konsep ini mengajarkan bahwa kemampuan dan keterampilan seseorang dapat terus berkembang melalui proses belajar, ketekunan, pengalaman, serta kemauan untuk menerima evaluasi dan perubahan.

Dalam konteks pendidikan, pola pikir bertumbuh menjadi bekal penting bagi guru untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Guru diharapkan mampu memandang perubahan sebagai peluang untuk berinovasi, bukan sebagai hambatan dalam menjalankan proses pendidikan.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan pendidikan masa depan.
Perkuat Peran UBB dalam Pengembangan Pendidikan Daerah
Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan bagian dari kontribusi UBB dalam mendukung pengembangan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui LPMPP, UBB terus berupaya mengambil peran dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia, tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan tenaga pendidik.
Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain memperoleh materi dari narasumber, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para guru untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta membangun wawasan mengenai pengembangan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan.
Libatkan Dosen dan Mahasiswa UBB
Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan tujuh dosen UBB yang tergabung dalam kepanitiaan, yakni Hilda Rakerda, M.Pd.; Uky Eji Anggara, M.Pd.; Dr. Muhammad Kurnia, Lc., M.Ag.; Harianto, M.Pd.; Feni Yulianti, M.Pd.; Ainiyatul Latifah, M.Si.; dan Shinta Lestari Oktarini, M.Pd.
Ketujuh dosen tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan, meliputi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Indonesia, Hukum, Manajemen, serta Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, sejumlah mahasiswa UBB juga turut berkontribusi dalam mendukung persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
Keterlibatan dosen lintas disiplin ilmu bersama mahasiswa menunjukkan semangat kolaborasi sivitas akademika UBB dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis dalam berorganisasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan.
Melalui pelatihan ini, UBB berharap para guru dapat terus mengembangkan profesionalisme, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM