Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
29 Oktober 2026 | 08:20:26 WIB
UBB dan Danantara Indonesia Jalin Kerja Sama Pengembangan Riset dan Inovasi

Jakarta, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) menjalin kerja sama dengan Danantara Indonesia untuk memperkuat pengembangan riset dan inovasi, sekaligus membuka peluang hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat dimanfaatkan oleh dunia industri. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., bersama Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026.

Melalui kerja sama ini, kapasitas akademik dan hasil riset unggulan perguruan tinggi diharapkan dapat terhubung dengan kebutuhan industri, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan demikian, penelitian tidak hanya berhenti pada tahap pengembangan atau publikasi ilmiah, tetapi juga berpeluang menjadi produk, teknologi, dan inovasi yang memiliki nilai ekonomi serta manfaat nyata bagi masyarakat.

CTO Danantara, Sigit Puji Santosa, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun berbagai kesepakatan dengan perusahaan dalam dan luar negeri serta perguruan tinggi untuk memperkuat dukungan terhadap industri BUMN melalui pendekatan pemetaan potensi dan penyesuaian kebutuhan.

“Kita ada cukup banyak MoU dan kesepakatan yang akan kita tandatangani dengan perusahaan dalam negeri dan luar negeri, dengan perguruan tinggi, di mana kita akan mulai melakukan mapping dan matching. Mapping dan matching dalam hal di mana industri BUMN kita di bawah Danantara nanti akan didukung oleh perguruan tinggi tidak hanya yang expert tapi juga yang di tempat locality di mana industri kita berada,” kata Sigit dalam DTIIF 2026 di Jakarta.

Pendekatan mapping and matching tersebut menekankan pentingnya kesesuaian bidang keahlian perguruan tinggi dengan kebutuhan industri, sekaligus mempertimbangkan kedekatan geografis antara kampus dan lokasi kegiatan industri. Skema ini membuka peluang kolaborasi riset yang lebih relevan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah.
Menanggapi kerja sama tersebut, Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pengembangan riset dan inovasi yang dibutuhkan industri.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. UBB juga telah mempersiapkan sejumlah dosen yang memiliki keahlian dan kompetensi sesuai dengan bidang penelitian masing-masing. Kami berharap melalui kolaborasi ini, potensi riset yang dimiliki UBB dapat semakin dikembangkan dan diselaraskan dengan kebutuhan industri sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata,” ujar Ibrahim.
Kesiapan sumber daya akademik tersebut menjadi salah satu modal UBB dalam menjajaki kolaborasi penelitian yang berorientasi pada kebutuhan industri. Melalui kemitraan ini, hasil penelitian diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peluang untuk diterapkan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Bagi UBB, kerja sama dengan Danantara Indonesia membuka kesempatan untuk mengoptimalkan potensi penelitian di berbagai bidang, antara lain teknologi, pengelolaan sumber daya alam, pertanian, perikanan, lingkungan, dan ekonomi berkelanjutan. Potensi tersebut dapat diarahkan pada pengembangan inovasi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Selain pengembangan riset, kemitraan ini diharapkan memberikan ruang bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa UBB untuk terlibat dalam penelitian kolaboratif, pengembangan teknologi, serta peningkatan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
DTIIF 2026 menjadi forum yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, pelaku industri, dan investor dalam mendorong pengembangan teknologi serta inovasi nasional. Partisipasi UBB dalam forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sebagai tindak lanjut, kerja sama ini diharapkan dapat diwujudkan melalui pemetaan potensi penelitian dan identifikasi kebutuhan industri sebagai dasar penyusunan program kolaboratif yang lebih terarah. Langkah tersebut menjadi peluang bagi UBB untuk mendorong hasil riset berkembang menjadi inovasi yang aplikatif, bernilai ekonomi, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM