Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
14 Oktober 2026 | 14:11:07 WIB
UBB Perkuat Kapasitas Petani Batu Betumpang melalui Edukasi dan Praktik Pascapanen Hortikultura

Bangka Selatan, UBB — Dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) sekaligus Koordinator Program Studi S2 Ilmu Pertanian, Dr. Evahelda, S.TP., M.Si., berbagi pengetahuan dan keterampilan mengenai peningkatan kualitas hasil hortikultura kepada petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan melalui Farmer Field and Business School (FFBS) dalam pertemuan keenam Program Ekspedisi Patriot dengan topik “Peningkatan Kualitas Hasil Hortikultura melalui Pra-Panen, Pemanenan, Sortasi, dan Grading”.
Kegiatan yang diikuti sekitar 20 petani hortikultura tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola hasil pertanian, mulai dari menentukan waktu panen yang tepat hingga melakukan penanganan pascapanen. Materi yang disampaikan mencakup berbagai komoditas hortikultura, di antaranya bayam, kangkung, pakcoy, selada, cabai, dan melon.

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung mengenai penentuan waktu panen berdasarkan ciri-ciri tanaman siap panen, serta penerapan sortasi dan grading pada hasil pertanian.
Dr. Evahelda menjelaskan bahwa sortasi merupakan proses pemisahan produk berdasarkan kondisi fisiknya, termasuk memisahkan hasil panen yang busuk, memar, lecet, atau tidak layak konsumsi. Sementara itu, grading merupakan proses pengelompokan produk berdasarkan kelas mutu dengan mempertimbangkan keseragaman ukuran, warna, bentuk, dan tingkat kematangan.
“Penanganan pascapanen, termasuk sortasi dan grading, harus dilakukan dengan tepat. Kegiatan ini merupakan langkah sederhana tetapi penting untuk menjaga kualitas produk hortikultura sekaligus meningkatkan nilai ekonominya. Melalui pemisahan produk berdasarkan kondisi dan pengelompokan sesuai kelas mutu, petani dapat menghasilkan produk yang lebih seragam, memiliki daya tarik pasar, dan berpeluang memperoleh harga jual yang lebih baik,” jelas Dr. Evahelda.

Ia berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara langsung oleh petani, terutama dalam menentukan waktu panen yang tepat dan menyesuaikan kualitas produk dengan kebutuhan konsumen. Penerapan penanganan pascapanen yang baik juga diharapkan dapat mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan pendapatan petani.
Salah satu tantangan yang dihadapi petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang adalah pemasaran hasil panen, khususnya ketika produksi melimpah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan hasil pertanian yang tidak hanya berfokus pada proses budidaya, tetapi juga mencakup penanganan pascapanen dan pengembangan akses pasar.
Program Ekspedisi Patriot di kawasan ini diarahkan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat transmigrasi agar dapat mengembangkan usaha budidaya sayuran sebagai sumber penghasilan tambahan. Pendampingan dilakukan melalui praktik langsung, mulai dari budidaya tanaman hingga pemasaran hasil panen, sehingga petani memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pengelolaan usaha pertanian.

Dalam program tersebut, UBB berpartisipasi melalui keterlibatan Dr. Evahelda sebagai tenaga pengajar atau narasumber pada pertemuan keenam FFBS. Keterlibatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan kapasitas petani di kawasan transmigrasi.
Sebagai tindak lanjut untuk memperluas akses pemasaran, telah dilakukan penandatanganan kontrak antara petani binaan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka Selatan. Upaya membangun jejaring pemasaran ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk hortikultura petani dan membantu mengatasi kendala pemasaran ketika hasil panen melimpah.
Melalui kegiatan ini, UBB turut berkontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas hasil pertanian, penguatan keterampilan petani, dan pengembangan jejaring pemasaran. Sinergi antara pengetahuan akademik, praktik lapangan, dan akses pasar diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha hortikultura serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM