Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
14 Oktober 2026 | 14:11:07 WIB


UBB Perkuat Kapasitas Petani Batu Betumpang melalui Edukasi dan Praktik Pascapanen Hortikultura


Bangka Selatan, UBB — Dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) sekaligus Koordinator Program Studi S2 Ilmu Pertanian, Dr. Evahelda, S.TP., M.Si., berbagi pengetahuan dan keterampilan mengenai peningkatan kualitas hasil hortikultura kepada petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan melalui Farmer Field and Business School (FFBS) dalam pertemuan keenam Program Ekspedisi Patriot dengan topik “Peningkatan Kualitas Hasil Hortikultura melalui Pra-Panen, Pemanenan, Sortasi, dan Grading”.

Kegiatan yang diikuti sekitar 20 petani hortikultura tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola hasil pertanian, mulai dari menentukan waktu panen yang tepat hingga melakukan penanganan pascapanen. Materi yang disampaikan mencakup berbagai komoditas hortikultura, di antaranya bayam, kangkung, pakcoy, selada, cabai, dan melon.

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung mengenai penentuan waktu panen berdasarkan ciri-ciri tanaman siap panen, serta penerapan sortasi dan grading pada hasil pertanian.

Dr. Evahelda menjelaskan bahwa sortasi merupakan proses pemisahan produk berdasarkan kondisi fisiknya, termasuk memisahkan hasil panen yang busuk, memar, lecet, atau tidak layak konsumsi. Sementara itu, grading merupakan proses pengelompokan produk berdasarkan kelas mutu dengan mempertimbangkan keseragaman ukuran, warna, bentuk, dan tingkat kematangan.

“Penanganan pascapanen, termasuk sortasi dan grading, harus dilakukan dengan tepat. Kegiatan ini merupakan langkah sederhana tetapi penting untuk menjaga kualitas produk hortikultura sekaligus meningkatkan nilai ekonominya. Melalui pemisahan produk berdasarkan kondisi dan pengelompokan sesuai kelas mutu, petani dapat menghasilkan produk yang lebih seragam, memiliki daya tarik pasar, dan berpeluang memperoleh harga jual yang lebih baik,” jelas Dr. Evahelda.

Ia berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara langsung oleh petani, terutama dalam menentukan waktu panen yang tepat dan menyesuaikan kualitas produk dengan kebutuhan konsumen. Penerapan penanganan pascapanen yang baik juga diharapkan dapat mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan pendapatan petani.

Salah satu tantangan yang dihadapi petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang adalah pemasaran hasil panen, khususnya ketika produksi melimpah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan hasil pertanian yang tidak hanya berfokus pada proses budidaya, tetapi juga mencakup penanganan pascapanen dan pengembangan akses pasar.

Program Ekspedisi Patriot di kawasan ini diarahkan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat transmigrasi agar dapat mengembangkan usaha budidaya sayuran sebagai sumber penghasilan tambahan. Pendampingan dilakukan melalui praktik langsung, mulai dari budidaya tanaman hingga pemasaran hasil panen, sehingga petani memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pengelolaan usaha pertanian.

Dalam program tersebut, UBB berpartisipasi melalui keterlibatan Dr. Evahelda sebagai tenaga pengajar atau narasumber pada pertemuan keenam FFBS. Keterlibatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan kapasitas petani di kawasan transmigrasi.

Sebagai tindak lanjut untuk memperluas akses pemasaran, telah dilakukan penandatanganan kontrak antara petani binaan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka Selatan. Upaya membangun jejaring pemasaran ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk hortikultura petani dan membantu mengatasi kendala pemasaran ketika hasil panen melimpah.

Melalui kegiatan ini, UBB turut berkontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas hasil pertanian, penguatan keterampilan petani, dan pengembangan jejaring pemasaran. Sinergi antara pengetahuan akademik, praktik lapangan, dan akses pasar diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha hortikultura serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang. (Humas UBB)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z