Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
25 September 2026 | 14:24:22 WIB
UBB Terima Penghargaan sebagai Mitra Donor Darah PMI Kabupaten Bangka
Sungailiat, UBB — Komitmen Universitas Bangka Belitung (UBB) dalam mendukung aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah mendapat apresiasi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka. UBB menerima penghargaan sebagai Mitra Donor Darah PMI Kabupaten Bangka dalam rangkaian Bulan Dana PMI Kabupaten Bangka Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan pemberian penghargaan kepada pendonor darah sukarela dan mitra donor darah, donor darah massal, serta launching donasi kemanusiaan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Grha Maras, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Abdul Fatah, M.Si., serta Wakil Bupati Bangka yang juga Ketua PMI Kabupaten Bangka, Syahbudin, S.IP., M.Tr.IP., bersama jajaran terkait, para pendonor darah sukarela, dan mitra donor darah.
Dalam kesempatan tersebut, UBB diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Dr. Hamsani, S.E., M.Sc., untuk menerima penghargaan sebagai Mitra Donor Darah PMI Kabupaten Bangka.
Hamsani menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan PMI Kabupaten Bangka kepada UBB. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara UBB dan PMI Kabupaten Bangka.
“Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh PMI Kabupaten Bangka kepada UBB. Selama ini, kerja sama antara UBB dan PMI Kabupaten Bangka berjalan dengan sangat baik, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan donor darah yang cukup sering dilaksanakan di lingkungan kampus. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kontribusi sivitas akademika UBB dalam mendukung kegiatan kemanusiaan,” ujar Hamsani.
Ia menambahkan, UBB akan terus mendukung kegiatan donor darah sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kepedulian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi PMI Kabupaten Bangka kepada UBB atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan donor darah. Keterlibatan UBB dalam aksi kemanusiaan tersebut sekaligus mencerminkan peran perguruan tinggi dalam membangun kepedulian sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Syahbudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor darah sukarela dan mitra donor yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat.
“Donor darah bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi juga tentang memberikan harapan. Apa yang dilakukan para pendonor mungkin hanya membutuhkan waktu singkat, tetapi manfaatnya bisa sangat besar bagi orang lain,” ujar Syahbudin.
Menurutnya, semangat berbagi dan kepedulian sosial perlu terus dibangun di tengah masyarakat. Kegiatan Bulan Dana PMI diharapkan dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah.
Bagi UBB, penghargaan sebagai Mitra Donor Darah PMI Kabupaten Bangka menjadi apresiasi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat kontribusi dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
Melalui keterlibatan sivitas akademika dalam kegiatan donor darah, UBB turut mendorong tumbuhnya budaya solidaritas, kepedulian, dan semangat berbagi di lingkungan kampus. Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penghargaan tersebut juga memperkuat komitmen UBB untuk terus membangun kolaborasi dengan PMI Kabupaten Bangka dan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan kemanusiaan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan donor darah massal dan launching donasi kemanusiaan sebagai bagian dari rangkaian Bulan Dana PMI Kabupaten Bangka Tahun 2026. Setetes darah yang diberikan secara sukarela mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, satu kantong darah dapat menjadi harapan untuk mempertahankan kehidupan dan kembali berkumpul bersama keluarga. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM