Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
24 September 2026 | 16:52:29 WIB


UBB Bekali Mahasiswa Internasional dengan Edukasi Keimigrasian, Keamanan, dan Ketertiban


Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) memperkuat pendampingan terhadap mahasiswa internasional melalui kegiatan Edukasi Keimigrasian, Keamanan, dan Ketertiban Mahasiswa Internasional yang digelar di Ruang Balai Besar Peradaban, Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UBB memastikan mahasiswa internasional tidak hanya siap mengikuti proses akademik, tetapi juga memahami aturan keimigrasian, keamanan, ketertiban, serta norma kehidupan bermasyarakat selama tinggal dan menempuh pendidikan di Indonesia.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Devi Valeriani, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Devi menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkal Pinang, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kepulauan Bangka Belitung, serta Pemerintah Desa Balunijuk. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap peraturan menjadi bekal penting bagi mahasiswa internasional agar dapat menjalani pendidikan dengan aman, nyaman, dan tertib sekaligus mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus maupun masyarakat Bangka Belitung.

Prof. Devi juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berdiskusi langsung bersama narasumber, terutama mengenai hal-hal yang belum dipahami terkait keimigrasian dan kehidupan sehari-hari selama berada di Indonesia. Pada sesi keimigrasian, Ahmad Khumaidi dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkal Pinang memaparkan mekanisme visa dan izin tinggal bagi mahasiswa asing. Untuk pendidikan tinggi jenjang diploma, sarjana, magister, maupun doktor, materi Imigrasi mencantumkan Student Visa Indeks E30B, sementara klasifikasi lainnya digunakan untuk pendidikan non-gelar serta pendidikan dasar dan menengah. 

Selain itu, terdapat visa kunjungan untuk kegiatan pendidikan jangka pendek, antara lain Indeks C9, C9A, dan C9B, yang penggunaannya disesuaikan dengan jenis kegiatan pendidikan atau pelatihan. Ahmad juga menekankan pentingnya keberadaan penjamin bagi mahasiswa asing. Lembaga pendidikan tempat mahasiswa menempuh pendidikan dapat bertindak sebagai penjamin dan bertanggung jawab terhadap keberadaan serta kegiatan mahasiswa selama berada di Indonesia, termasuk pelaporan apabila terdapat perubahan status keimigrasian maupun alamat.  

Mahasiswa turut diberikan pemahaman mengenai hak dan batasan selama berada di Indonesia. Mereka dapat menjalankan kegiatan pendidikan dan aktivitas lain sesuai izin yang dimiliki, namun tidak diperbolehkan tinggal melebihi masa izin, melakukan penjualan barang atau jasa, maupun melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan jenis izin tinggalnya. 

Sementara itu, materi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disampaikan oleh Iptu Winda Widiastuti, S.H. dari Ditbinmas Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam paparannya, Iptu Winda menjelaskan bahwa Ditbinmas berperan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui perlindungan dan pengayoman, kemitraan dengan lingkungan kampus, serta edukasi pencegahan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. 

Mahasiswa internasional diingatkan untuk senantiasa menaati hukum dan peraturan selama berada di Indonesia, mulai dari memastikan dokumen keimigrasian sesuai ketentuan, tertib berlalu lintas, hingga menjauhi kekerasan, narkotika, perjudian, dan penipuan. Dalam berkendara, mahasiswa diminta menggunakan helm berstandar SNI, memiliki dokumen berkendara yang sah, serta mematuhi rambu dan lampu lalu lintas. Materi Ditbinmas menegaskan kewajiban penggunaan helm dan kepatuhan terhadap alat pemberi isyarat lalu lintas. 

Perhatian juga diberikan terhadap kehidupan mahasiswa di tempat tinggal. Mereka diminta mematuhi tata tertib kos, asrama, atau rumah sewa, menjaga ketenangan, memperhatikan ketentuan kunjungan tamu, menjaga keamanan barang pribadi, serta mengenal dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.  

Iptu Winda turut mengingatkan mahasiswa agar tidak ragu meminta pertolongan apabila menghadapi persoalan keamanan. Dalam keadaan darurat, mahasiswa dapat menghubungi Contact Center Polri 110, pihak kampus, dosen pembimbing, pengelola tempat tinggal, maupun kepolisian terdekat. 

Pembekalan semakin lengkap dengan arahan dari perwakilan Pemerintah Desa Balunijuk. Mahasiswa internasional yang berdomisili di wilayah Balunijuk diminta melaporkan keberadaan diri serta melengkapi administrasi domisili sesuai ketentuan yang berlaku.

Mahasiswa juga diingatkan untuk menaati tata tertib lingkungan, memahami batas waktu berkunjung, menghormati waktu istirahat warga, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menghormati norma dan kebiasaan masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan memberikan ruang kepada mahasiswa internasional untuk berdiskusi dan memperoleh penjelasan langsung dari para narasumber. 

Melalui kegiatan tersebut, UBB berharap mahasiswa internasional dapat menjalani kehidupan akademik dengan aman dan nyaman sekaligus memahami hak dan kewajiban keimigrasian, hukum, keamanan, serta tata kehidupan bermasyarakat. Pembekalan ini juga menjadi bagian dari komitmen UBB dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan ramah bagi mahasiswa dari berbagai negara, sehingga mereka dapat beradaptasi serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menempuh pendidikan di Bangka Belitung. (Humas UBB)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z