Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
03 Agustus 2026 | 16:24:43 WIB
UBB Resmi Luncurkan International Student Competition ISC 2026 Dorong Inovasi Mahasiswa Dunia Hadapi Tantangan Global
Balunijuk, UBB – Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing global dengan resmi meluncurkan International Student Competition (ISC) 2026, Senin (3/8/2026). Kompetisi akademik berskala internasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk menghadirkan gagasan dan inovasi
terbaik dalam menjawab berbagai tantangan global melalui riset, teknologi, kewirausahaan, dan proyek berdampak sosial.
Mengusung tema "Youth-Led Resilience: Turning Crisis into Creative, Inclusive Innovation", ISC 2026 mengajak generasi muda dunia untuk mengubah berbagai krisis menjadi peluang melalui inovasi yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. Grand Final kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026 di Kampus Universitas Bangka Belitung.
Ketua Panitia ISC 2026, Dr. Ir. Firlya Rosa, S.S.T., M.T., mengatakan bahwa penyelenggaraan ISC merupakan bagian dari upaya Universitas Bangka Belitung memperluas jejaring internasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"International Student Competition 2026 merupakan ajang kompetisi internasional yang dirancang untuk menggali dan mengangkat kreativitas mahasiswa dari berbagai negara. Melalui kompetisi ini kami berharap lahir berbagai inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan global sesuai dengan tema yang diusung," ujarnya.
Menurut Firlya, ISC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi lintas negara yang mempertemukan mahasiswa dengan latar belakang budaya, disiplin ilmu, dan pengalaman yang berbeda.
"Kami berharap semakin banyak mahasiswa, baik dari Indonesia maupun luar negeri, berpartisipasi dalam ISC 2026 sehingga kompetisi ini menjadi wadah pertukaran ide, pengembangan jejaring internasional, serta kolaborasi yang menghasilkan inovasi berdampak bagi masyarakat global," tambahnya.
ISC 2026 terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang sarjana maupun pascasarjana dari seluruh dunia. Peserta dapat mengikuti kompetisi secara individu maupun dalam tim yang terdiri atas maksimal tiga orang, sementara dosen pembimbing bersifat opsional. Seluruh proses kompetisi menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi.
Pada tahun ini, panitia membuka empat kategori kompetisi, yakni Tool Design, Business Plan, Scientific Research, dan Essay. Setiap kategori dilengkapi dengan panduan pelaksanaan (guidebook) serta dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Adapun rangkaian pelaksanaan International Student Competition 2026 sebagai berikut:

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya terbaik panitia menyiapkan berbagai penghargaan, antara lain Gold Medal Silver Medal Bronze Medal Best Presenter Best Innovation Best Research Outstanding Project dan Peoples Choice Award.
Selain penghargaan utama, peserta yang memenuhi persyaratan juga akan memperoleh sertifikat internasional, kesempatan publikasi pada conference proceedings untuk karya terpilih, serta kesempatan memperluas jejaring dengan mahasiswa, akademisi, dan inovator dari berbagai negara.
Penyelenggaraan ISC 2026 menjadi salah satu langkah strategis Universitas Bangka Belitung dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi. Melalui kompetisi ini, UBB tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi akademik, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi global yang mendorong lahirnya inovasi untuk menjawab berbagai isu dunia, sejalan dengan visi universitas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.
Mahasiswa yang berminat mengikuti International Student Competition 2026 dapat melakukan pendaftaran serta mengunduh guidebook melalui laman resmi isc.ubb.ac.id. Informasi terbaru juga dapat diperoleh melalui media sosial resmi Universitas Bangka Belitung dan ISC UBB, atau menghubungi panitia melalui surat elektronik isc@ubb.ac.id
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM