Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
15 Juli 2025 WIB
Akademisi UBB Ajak Pelajar SMP Negeri 3 Gantung Jadi Generasi Cerdas Digital dan Sadar Hukum

Belitung, UBB- Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kali ini, tim akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bersama Fakultas Hukum (FH) menggelar sosialisasi di SMP Negeri 3 Gantung, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Selasa (14/7/2026).
Tim pengabdian yang terdiri atas Reza Adriantika Suntara, Dwi Haryadi, Rafiqa Sari, dan Aruna Asista berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam menghadirkan edukasi bertema "Literasi Digital Citizenship dan Kesadaran Hukum Generasi Z dalam Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity)." Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung (LPPM UBB).

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa dan guru pendamping mengikuti kegiatan dengan antusias. Sejak sesi awal, para peserta aktif menyimak materi hingga berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
Dalam pemaparannya, tim akademisi menjelaskan pentingnya menjadi warga digital (digital citizen) yang bertanggung jawab. Berbagai isu seperti etika bermedia sosial, penBanyebaran informasi yang tidak benar, perundungan siber, hingga potensi pelanggaran hukum di ruang digital menjadi topik yang dibahas secara ringan dan mudah dipahami.
Perwakilan tim pengabdi, Reza Adriantika Suntara, menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter dan kesadaran hukum.
"Di tengah disrupsi teknologi saat ini, pengembangan nilai-nilai positif yang berbasis pada kesadaran hukum menjadi sangat penting. Dengan begitu, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang aktif, kreatif, sekaligus bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital sesuai konsep digital citizenship," ujarnya.
.jpeg)
Selain memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk pelanggaran hukum di internet, tim juga mengajak para peserta memahami nilai-nilai yang perlu diterapkan saat beraktivitas di dunia digital agar tetap aman, bijak, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Suasana semakin interaktif saat memasuki sesi diskusi. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar penggunaan media sosial, keamanan digital, hingga konsekuensi hukum dari aktivitas di internet.
Salah seorang peserta mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini menambah pengetahuan kami tentang bagaimana menggunakan internet dengan baik, bijak, dan tidak melanggar hukum," ungkapnya.
Kepala SMP Negeri 3 Gantung, Bagus Panca Miharja, turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan tim akademisi UBB. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan para pelajar saat ini yang tidak terlepas dari penggunaan teknologi digital.
"Sosialisasi dari tim akademisi UBB ini sangat bermanfaat bagi para murid kami untuk meningkatkan kesadaran hukum dalam menggunakan teknologi internet secara bijak," katanya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, tim pengabdian UBB juga menyerahkan sebuah X-Banner berisi panduan mengenai digital citizenship dan kesadaran hukum kepada pihak sekolah. Media edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus sumber pembelajaran yang dapat diakses setiap hari oleh seluruh warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, Universitas Bangka Belitung terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif menghadirkan pengabdian yang menjawab kebutuhan masyarakat serta membangun generasi muda yang cakap digital, berkarakter, dan sadar hukum. (Humas)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM