Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
01 Juli 2026 | 15:18:45 WIB
Kampus Kite Sosialisasikan Program RPL dan Magister kepada Pegawai DJPb Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Pangkalpinang, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) terus memperluas jangkauan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Magister kepada berbagai instansi pemerintah. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II DJPb Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maria Lucky Ariana, S.IP., M.M., beserta jajaran pegawai. Sementara itu, tim sosialisasi Universitas Bangka Belitung dipimpin oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK), Hesty, S.Si., M.Pd., didampingi Yanto, S.E., M.Sc., dosen Program Studi Akuntansi; Sintong Arion Hutapea, S.H., M.H., Koordinator Program Studi S1 Hukum Fakultas Hukum; serta Iis Azelya, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
.jpeg)
Dalam sambutannya, Maria Lucky Ariana menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas Bangka Belitung yang menghadirkan sosialisasi Program RPL dan Program Magister sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kompetensi dan kualifikasi pendidikan pegawai di lingkungan DJPb Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami menyambut baik pelaksanaan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Magister yang diselenggarakan oleh Universitas Bangka Belitung. Program ini memberikan peluang bagi pegawai untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa mengesampingkan pengalaman kerja dan kompetensi yang telah dimiliki. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujar Maria Lucky Ariana.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalisme aparatur. Program RPL menjadi peluang bagi pegawai untuk memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja dan kompetensi yang telah dimiliki sehingga dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan lebih efektif.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UBB, Hesty, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa Program RPL merupakan wujud komitmen Universitas Bangka Belitung dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas, khususnya bagi aparatur pemerintah, tenaga profesional, maupun masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja.
"Melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, pengalaman kerja, pelatihan, dan kompetensi yang dimiliki peserta dapat direkognisi sebagai bagian dari capaian pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, peserta memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi secara lebih efektif tanpa mengurangi mutu dan kualitas akademik," ujar Hesty.

Selain memperkenalkan Program RPL, tim UBB juga memaparkan berbagai Program Magister yang saat ini dibuka di Universitas Bangka Belitung. Paparan tersebut meliputi persyaratan pendaftaran, mekanisme seleksi, sistem perkuliahan, hingga berbagai keunggulan program studi yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi dan karier para pegawai.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai mekanisme rekognisi pengalaman kerja, pilihan program studi, proses asesmen RPL, hingga sistem perkuliahan bagi pegawai yang tetap menjalankan tugas kedinasan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. UBB berharap Program RPL dan Program Magister dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pegawai DJPb sebagai sarana meningkatkan kompetensi, kualifikasi akademik, dan profesionalisme dalam mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM