Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
17 Juni 2026 | 10:40:48 WIB
Rektor UBB Pantau Pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026, Diikuti 899 Peserta

Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) mulai melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak 899 peserta mengikuti ujian yang berlangsung di Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, dengan lancar dan tertib.
SMMPTN-Barat 2026 dilaksanakan secara serentak pada 17–24 Juni 2026 di 27 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Barat. Sementara itu, pelaksanaan ujian di UBB berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Juni 2026.
.jpeg)
Sejak pukul 06.15 WIB, para peserta telah hadir di lokasi ujian untuk mengikuti proses verifikasi identitas dan pemeriksaan administrasi sebelum memasuki ruang ujian. Panitia lokal UBB memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ujian.
Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., turut meninjau langsung pelaksanaan ujian di sejumlah ruang ujian untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyapa peserta dan berkoordinasi dengan panitia guna memastikan pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 di UBB berjalan lancar.
Dalam kesempatan yang sama, Ibrahim menyampaikan bahwa UBB berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta SMMPTN-Barat 2026. Menurutnya, pelaksanaan ujian yang tertib, transparan, dan akuntabel merupakan bagian dari upaya UBB dalam mendukung proses seleksi calon mahasiswa baru yang berkualitas.

“Kami berupaya memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, sistem komputer, hingga pelayanan kepada peserta. SMMPTN-Barat menjadi salah satu jalur strategis bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri. Alhamdulillah, jumlah peserta yang memilih UBB pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ibrahim menambahkan bahwa UBB berharap kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SMMPTN-Barat dapat terpenuhi secara optimal.

“Kami berharap kuota yang tersedia dapat terisi maksimal. Namun, apabila masih terdapat kuota yang belum terpenuhi atau terdapat calon mahasiswa yang mengundurkan diri, UBB masih membuka kesempatan melalui Jalur Mandiri UBB. Pendaftaran Jalur Mandiri UBB akan dibuka pada 1–8 Juli 2026, sedangkan ujian seleksi dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026,” jelasnya.
Koordinator Pelaksana Panitia Lokal SMMPTN-Barat UBB, Ir. Suhdi, S.ST., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari pengecekan perangkat komputer, jaringan internet, hingga simulasi pelaksanaan ujian. Selain itu, panitia juga menyiapkan petugas pendamping di setiap lokasi guna membantu peserta apabila mengalami kendala teknis selama pelaksanaan ujian.

SMMPTN-Barat merupakan seleksi mandiri bersama yang diselenggarakan oleh konsorsium BKS-PTN Barat dan diikuti oleh 27 perguruan tinggi negeri di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa bagian barat. Pada tahun 2026, proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dirancang untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas hasil seleksi.

Salah seorang peserta, Keysia dari SMA Muhammadiyah Pangkalpinang, mengaku optimistis dan berharap dapat meraih hasil terbaik dalam seleksi tersebut.
“Saya berharap dapat lolos melalui jalur SMMPTN-Barat dan diterima di program studi yang saya pilih di Universitas Bangka Belitung. Semoga hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026, UBB berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Hasil seleksi SMMPTN-Barat 2026 dijadwalkan diumumkan pada 30 Juni 2026 melalui portal resmi panitia. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM