Pilih Bahasa

+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
04 Juni 2026 | 08:10:37 WIB


UBB Hadirkan Mirza Adityaswara, Bahas Ekonomi Indonesia di Tengah Perkembangan Global


Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kuliah umum bertajuk “Ekonomi Indonesia di Tengah Perkembangan Global” dengan menghadirkan Mirza Adityaswara, S.E., M.App.Fin., Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022–2026, sebagai narasumber, Rabu (03/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Betason Kampus, Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UBB, tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika UBB. Turut hadir anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lembaga instansi keuangan dan juga perbankan di wilayah Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Prof. Devi Valeriani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UBB untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang memperkaya wawasan mahasiswa terhadap isu-isu strategis yang berkembang di tingkat nasional maupun global. Ia berharap kuliah umum ini dapat menjadi wadah bagi peserta untuk memahami dinamika ekonomi global serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam pemaparannya, Mirza Adityaswara menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi global saat ini diwarnai berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik, perubahan pola perdagangan internasional, transformasi digital, hingga ketidakpastian pasar keuangan dunia. Kondisi tersebut menuntut setiap negara, termasuk Indonesia, untuk memiliki strategi yang tepat dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Mirza mencontohkan Jepang dan Tiongkok sebagai bukti nyata bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor utama dalam kemajuan suatu bangsa. Jepang yang mengalami kehancuran akibat Perang Dunia II mampu bangkit dan berkembang menjadi salah satu negara maju di dunia. Demikian pula Tiongkok yang dalam beberapa dekade terakhir berhasil melakukan transformasi ekonomi secara signifikan.

“Tahun 1970-an, China masih tergolong negara berkembang dengan tingkat kemajuan teknologi yang terbatas. Namun saat ini, China menjadi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia. Di balik lompatan besar tersebut, kuncinya adalah kualitas sumber daya manusia,” ujar Mirza.

Menurutnya, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi berbagai tantangan global. Namun demikian, peningkatan kualitas SDM, penguatan sektor-sektor produktif, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing bangsa di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

“Perubahan global akan terus terjadi. Oleh karena itu, generasi muda harus mempersiapkan diri dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi agar mampu mengambil peluang dari setiap perubahan yang ada,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan diharapkan tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga mampu melihat berbagai peluang yang muncul dari perkembangan global, termasuk di bidang teknologi, industri kreatif, ekonomi digital, dan kewirausahaan.

Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan terkait prospek ekonomi Indonesia, tantangan dunia kerja, investasi, serta pengembangan sektor ekonomi daerah menjadi topik yang dibahas dalam forum tersebut.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Universitas Bangka Belitung terus berkomitmen menghadirkan tokoh-tokoh nasional yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya guna memperkaya wawasan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai isu-isu ekonomi strategis sekaligus mendorong lahirnya generasi yang adaptif, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. (Humas UBB)



UBB Perspectives

Strategi dan Struktur MSDM Perusahaan Multinasional dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lokal di Kepulauan Bangka Belitung: Studi Kasus Unilever

Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan

Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi

Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok

Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics

Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?

Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung

Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi

Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa

Akankah Pilkada Kita Berkualitas?

Hulu Hilir Menekan Overcrowded

Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas

Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit

Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z