Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
24 April 2026 | 10:09:04 WIB
UBB Gandeng Bank Indonesia, Perkuat Literasi Kebanksentralan
Bangka, UBB — Universitas Bangka Belitung (UBB) mempertegas perannya dalam penguatan literasi ekonomi dan kebanksentralan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan bersama Bank Indonesia, yang dirangkaikan dengan kuliah umum di Balai Betason Kampus, UBB, Kamis (23/4).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis UBB untuk menghubungkan pembelajaran di kampus dengan praktik serta kebijakan ekonomi nasional. Mahasiswa didorong memahami lebih dalam peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Devi Valeriani, didampingi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Hesty, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia penting untuk meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif dan berdaya saing. Ia menyebutkan, Bank Indonesia secara konsisten memberikan kontribusi melalui Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan setiap tahun, dengan kuota sebanyak 55 mahasiswa pada tahun ini.
Selain program beasiswa, kerja sama kedua institusi juga mencakup kegiatan survei serta berbagai kajian bersama di bidang ekonomi dan kebanksentralan. UBB berharap dukungan Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan dapat terus berlanjut.
“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana kebijakan moneter dirumuskan dan diimplementasikan,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara Bank Indonesia dan UBB dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di daerah.
Menurutnya, sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki mandat di bidang kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, serta pengelolaan uang rupiah. Namun demikian, Bank Indonesia juga turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui penguatan literasi ekonomi di kalangan generasi muda.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong peningkatan literasi ekonomi sekaligus mendukung pengembangan perguruan tinggi di daerah,” ujarnya.
Kuliah umum yang menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rifki Ismail, mengulas berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan moneter, tantangan ekonomi global, hingga peran bank sentral dalam menjaga inflasi dan stabilitas sistem keuangan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, mencerminkan tingginya minat terhadap isu-isu ekonomi aktual. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya perspektif sekaligus menjembatani pemahaman antara teori dan praktik.
UBB menilai kemitraan ini sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan di tingkat nasional. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM