Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
29 April 2026 | 19:04:28 WIB
Gubernur Hidayat Arsani Serahkan Lahan untuk Fakultas Kedokteran UBB

Jakarta, UBB – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi menyerahkan hibah tanah seluas 2,7 hektar yang terletak di samping RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan akan dikelola oleh Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk pengembangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ini dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (H.C.) Hidayat Arsani, S.E., dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, Rabu (29/4).
Acara ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda Provinsi Bangka Belitung, Fery Afriyanto, S.T., Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Plt. Direktur RSUD Soekarno, dr. Ria Agustine, M.Kes., Kepala Bakeuda Yunan Helmi, Kepala ESDM, Reskiansyah, Plt. Kepala Biro Hukum, Andi Namandang, Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UBB, Dr. Henny Helmi, M.Si., Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., dan Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, Kepegawaian, dan Umum UBB - Erry Gusnawan, S.E, MM.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus mendukung kemajuan sektor pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang kesehatan. "Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak pernah setengah-setengah dalam mendukung program pendidikan tinggi. Hibah tanah ini adalah bukti konkret dari keseriusan dan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Hidayat menyatakan bahwa hibah tanah ini akan digunakan untuk mengembangkan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UBB, yang diharapkan dapat mencetak tenaga medis yang unggul dan dapat meningkatkan rasio tenaga medis di daerah, khususnya dokter spesialis dan tenaga kesehatan profesional lainnya. "Kami ingin memastikan bahwa ke depannya, Bangka Belitung tidak lagi kekurangan dokter spesialis maupun tenaga medis ahli, sehingga standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita dapat meningkat secara signifikan," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Badri Munir Sukoco, memberikan apresiasi tinggi atas hibah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menyatakan bahwa hibah ini merupakan modal institusional yang sangat penting untuk pengembangan tridarma perguruan tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Kami berharap bahwa dengan dukungan ini, Universitas Bangka Belitung dapat mengelola aset hibah ini dengan optimal, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan keilmuan, inovasi, dan kontribusi kepada masyarakat serta pembangunan daerah," ungkap Prof. Badri.
Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas hibah tanah ini. Beliau menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas Fakultas Kedokteran akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan rencana yang telah disusun dan ketersediaan anggaran. "Lahan yang kami terima ini akan menjadi pusat pengembangan Fakultas Kedokteran yang terintegrasi dan mendinamisasi aktivitas RSUP, serta akan memberikan dampak besar bagi kualitas pendidikan di bidang kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Rektor Ibrahim.
Hibah tanah ini diharapkan mendukung pengembangan mengingat RSUP Soekarno juga akan ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan. Ke depan, direncanakan Fakultas Kedokteran Universitas Bangka Belitung akan terintegrasi semua di wilayah Air Anyir di lokasi lahan yang diserahkan.(Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM